
Donggala – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah memperkuat upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui program revitalisasi satuan pendidikan yang menjadi bagian dari kebijakan nasional dalam pemerataan mutu layanan pendidikan di seluruh Indonesia.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga mendorong transformasi proses pembelajaran berbasis teknologi di sekolah-sekolah sasaran.
Hal ini ditandai dengan dimulainya revitalisasi SDN 8 Banawa Tengah, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, yang ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan ruang kelas baru oleh Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, Sabtu (20/6/2026).
Bupati mengatakan, revitalisasi sekolah merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan yang berkelanjutan.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Melalui revitalisasi ini, kita ingin memastikan anak-anak Donggala mendapatkan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada kurikulum dan tenaga pendidik, tetapi juga harus ditopang oleh sarana dan prasarana yang memadai agar proses pembelajaran berjalan optimal.
Selain revitalisasi sekolah, Pemkab Donggala juga terus menjalankan berbagai program pendukung pendidikan seperti Gewajar Setara untuk memperluas akses pendidikan masyarakat serta bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP.
Sementara itu, Kepala BPMP Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Anis, menjelaskan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan, dengan target ribuan satuan pendidikan di seluruh Indonesia yang ditingkatkan kualitas sarana dan pembelajarannya.
Menurutnya, program tersebut juga diarahkan untuk mendukung transformasi pembelajaran berbasis digital melalui penyediaan perangkat pembelajaran interaktif di sekolah-sekolah sasaran.
“Program ini merupakan upaya menghadirkan layanan pendidikan yang lebih merata dan berkualitas hingga ke daerah-daerah. Sekolah juga akan diperkuat dengan pemanfaatan teknologi pembelajaran yang lebih modern dan interaktif,” jelasnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mempercepat pemerataan mutu pendidikan serta peningkatan kualitas layanan pendidikan di seluruh wilayah.
Melalui revitalisasi SDN 8 Banawa Tengah ini, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang lebih modern, sehat, aman, dan representatif, sekaligus memperkuat upaya peningkatan kualitas pendidikan serta percepatan pemerataan layanan pendidikan di Kabupaten Donggala dan Indonesia secara umum.
Media Center Kominfo Donggala/Rs
sumber: infopublik.id