
Donggala – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala memperkuat upaya pencegahan stunting melalui optimalisasi layanan pos pelayanan terpadu (Posyandu), pemberian imunisasi, dan intervensi gizi bagi balita di tengah prevalensi stunting yang masih mencapai 17,53 persen pada triwulan I 2026.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, saat meninjau Posyandu Mawar IV di Desa Loli Tasiburi, Kecamatan Banawa, Sabtu (6/6/2026), dalam rangka memantau tumbuh kembang anak usia dini sekaligus mengajak para orang tua rutin membawa anak ke Posyandu setiap bulan.
Dalam kapasitasnya sebagai Bunda PAUD Kabupaten Donggala, Bupati Vera menekankan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak sejak usia dini sebagai fondasi dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, aktif, dan kreatif.
“Para orang tua harus rajin ke posyandu karena posyandu memiliki peran penting dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak sejak usia dini,” ujar Vera.
Menurutnya, Posyandu menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat yang tidak hanya memantau status gizi dan perkembangan anak, tetapi juga berperan dalam mendeteksi dini berbagai faktor risiko yang dapat menyebabkan stunting.
Pada kesempatan tersebut, Vera turut memberikan vaksin polio kepada bayi dan balita sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit sekaligus mendukung peningkatan derajat kesehatan anak.
Selain itu, ia juga menyerahkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita yang mengalami gizi kurang guna membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Vera mengatakan kualitas sumber daya manusia di masa depan sangat ditentukan oleh kondisi kesehatan dan kecukupan gizi anak sejak usia dini. Karena itu, peran keluarga dalam memastikan anak memperoleh layanan kesehatan secara rutin menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah.
“Anak-anak ini adalah masa depan kita. Jika sejak dini mereka sehat, rajin belajar, dan tumbuh dengan baik, maka Donggala akan memiliki generasi yang kuat dan berkualitas,” katanya.
Penguatan layanan Posyandu, imunisasi, dan pemenuhan gizi merupakan bagian dari strategi Pemkab Donggala dalam mendukung percepatan penurunan stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju target nasional prevalensi stunting sebesar 14,4 persen pada 2029.
Media Center Kominfo Donggala/Rs
sumber: infopublik.id