
Donggala – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala menggelar Pasar Ramadan dan Pasar Murah dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) sebagai bagian dari langkah menjaga stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) selama Ramadan 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Boya, Kecamatan Banawa, Jumat (20/2/2026) itu dilaksanakan melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kabupaten Donggala guna memperkuat keterjangkauan harga serta kelancaran distribusi kebutuhan pokok di tingkat masyarakat.
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, mengatakan momentum Ramadan identik dengan meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat sehingga diperlukan penguatan pengendalian harga dan pasokan di daerah.
“Melalui pasar murah ini, pemerintah daerah memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau selama Ramadan,” ujar Vera.
Ia menegaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari koordinasi pengendalian harga yang melibatkan perangkat daerah dan mitra distribusi guna menjaga kestabilan pasokan bapokting.
“Kami ingin stabilitas harga tetap terjaga, sehingga daya beli masyarakat tidak terganggu selama bulan Ramadan,” tambahnya.
Sebanyak 30 petak tenda disediakan secara gratis bagi pelaku UMKM selama satu bulan penuh. Penataan lokasi dilakukan lebih terorganisir untuk menciptakan kawasan perdagangan yang tertib, bersih, dan nyaman.
Pasar murah tersebut juga melibatkan mitra BUMN, yakni Perum Bulog, Rajawali Nusindo, dan Pertamina Patra Niaga, guna mendukung ketersediaan pasokan serta kelancaran distribusi bahan pokok dan kebutuhan energi rumah tangga selama periode HBKN.
Vera mengapresiasi sinergi lintas sektor tersebut sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Pemkab Donggala berharap pelaksanaan pasar murah HBKN selama Ramadan 2026 dapat memperkuat perputaran ekonomi daerah sekaligus menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.
Media Center Kominfo Donggala/Azza Mahsyary/Rs
sumber: infopublik.id