BPDAS DAN KLHK TANAM 1.500 POHON MANGROVE DI PESISIR DESA LOMPIO DONGGALAPenanaman 1.500 pohon mangrove di pesisir Desa Lompio, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala.
BPDAS DAN KLHK TANAM 1.500 POHON MANGROVE DI PESISIR DESA LOMPIO DONGGALA

Donggala,  - Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan penanaman 1.500 pohon mangrove di pesisir Desa Lompio, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Rabu (7/2/2024).

Penanaman ini merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo di sepanjang musim penghujan 2023 hingga 2024. Tema peringatan tahun ini adalah Wetlands and Human Wellbeing.

Kegiatan itu diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lahan Basah Sedunia yang jatuh pada 2 Februari setiap tahunnya.

Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Industri dan Perdagangan Internasional, Novia Widiyaningtyas mengungkapkan, penanaman ini merupakan aksi serentak yang keempat kalinya. "Kali ini ada 1.500 batang mangrove yang ditanam di tempat ini," ungkapnya.

Novia Widiyaningtyas menambahkan, kali ini ada 0,5 hektare (Ha) lahan yang merupakan areal penanaman kebun bibit rakyat (KBR) yang ditanami mangrove. "Ke depannya Saya berharap luas areal yang dapat ditanam semakin luas," tambahnya.

Adapun tujuan dari penanaman pohon serentak ini untuk pemeliharaan berkelanjutan dalam pemulihan lahan untuk meningkatkan tutupan vegetasi pohon, sekaligus bentuk komitmen Indonesia dalam pengurangan risiko bencana dan pengendalian perubahan iklim.(Tim IKP Kominfo Donggala)



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)